Sebuah pesan
Pada siang hari yang begitu terik menyengat
Kulitku terasa terbakar
Tak kuasa untuk menahannya
Ada warung kecil di sebrang jalan di depan hotel yang megah
Aku berteduh sambil menikmati minuman yang segar
Telpon genggam pun bergetar
Seorang wanita kesayangan dalam hidupku yang menelpon
Aku merasakan ada sesuatu yang beda dari seorang wanita yang aku sayangin dalam hidupku
Suaranya agak berat, dan terisak-isak
Hidup memang lah pelik
Penuh rintangan
Tapi, semuanya di jalani dengan penuh kesabaran
Dan janganlah selalu mengeluh akan hidup
Teringat di benakku sebuah kata-kata yang selalu terngiang di telingaku
Sebelum beliau pergi selamanya pernah menitipkan pesan kepadaku
"Jika suatu hari nanti sudah menjadi "orang"
Jangan lah sombong dan meninggi
Tetaplah seperti ini dan apa adanya"
Kulitku terasa terbakar
Tak kuasa untuk menahannya
Ada warung kecil di sebrang jalan di depan hotel yang megah
Aku berteduh sambil menikmati minuman yang segar
Telpon genggam pun bergetar
Seorang wanita kesayangan dalam hidupku yang menelpon
Aku merasakan ada sesuatu yang beda dari seorang wanita yang aku sayangin dalam hidupku
Suaranya agak berat, dan terisak-isak
Hidup memang lah pelik
Penuh rintangan
Tapi, semuanya di jalani dengan penuh kesabaran
Dan janganlah selalu mengeluh akan hidup
Teringat di benakku sebuah kata-kata yang selalu terngiang di telingaku
Sebelum beliau pergi selamanya pernah menitipkan pesan kepadaku
"Jika suatu hari nanti sudah menjadi "orang"
Jangan lah sombong dan meninggi
Tetaplah seperti ini dan apa adanya"
Komentar
Posting Komentar