Postingan

Luka Yang Tak Nampak

Tuhan, kau telah menciptakan manusia berpasang-pasangan Aku tau tujuan dan maksud-MU Untuk saling melengkapi kekurangan masing-masing Tapi tuhan, aku selalu melakukan kesalahan demi kesalahan yang aku perbuat kepada dia Hingga akhirnya aku membuat sebuah tanda Tanda luka di hatinya, hingga ia terus-menerus merasakan sakit bertahun-tahun Tuhan, bisakah kau memundurkan waktu? Aku ingin mengulang kembali ke masa-masa awal Agar dia tidak merasakan sakit seperti saat ini Tuhan, walau luka dia belum sembuh Aku akan mengobatinya sampai sembuh Karena aku yang membuat luka itu Karena aku yang membuat dia selalu menangis Dan kini,sebuah penyesalan yang aku terima

Bapak

Malamku terasa panjang Hingga aku susah untuk memejamkan mata Pikiranku kacau, hatiku selalu membatin Mengapa hidup di dunia ini begitu banyak cobaan? Andai saja ada mesin waktu. Aku ingin kembali ke masa anak-anak Akan aku habiskan waktu sepanjang hari bersama bapak. Tuhan, izin aku untuk bertemu dengan bapak. Walau hanya sekejap saja. Walau hanya dalam mimpi. Aku ingin berbicara ataupun bertatap muka dengannya. Bahwa aku rindu bapak//

KAMI TIDAK SENDIRIAN

Wahai penguasa negeri ini Buta kah mata kalian? Tuli kah telinga kalian? Mereka-mereka yang di luar gedung meneriakan kalian Tapi kalian tidak ada jawabannya Wahai penguasa Jangan lah kalian mengumpat Jangan lah kalian membisu Ada anak-anak kalian yang sedang berteriak menuntut keadialan di negeri ini Wahai penguasa Kami tidak sendirian Kami akan selalu bersama-sama Kami tidak pernah lelah untuk terus menyebarkan kebeneranan di negeri ini Wahai penguasa Kami ada dan selalu berlipat ganda!!!

Sebuah pesan

Pada siang hari yang begitu terik menyengat Kulitku terasa terbakar Tak kuasa untuk menahannya Ada warung kecil di sebrang jalan di depan hotel yang megah Aku berteduh sambil menikmati minuman yang segar Telpon genggam pun bergetar Seorang wanita kesayangan dalam hidupku yang menelpon Aku merasakan ada sesuatu yang beda dari seorang wanita yang aku sayangin dalam hidupku Suaranya agak berat, dan terisak-isak Hidup memang lah pelik Penuh rintangan Tapi, semuanya di jalani dengan penuh kesabaran Dan janganlah selalu mengeluh akan hidup Teringat di benakku sebuah kata-kata yang selalu terngiang di telingaku Sebelum beliau pergi selamanya pernah menitipkan pesan kepadaku "Jika suatu hari nanti sudah menjadi "orang" Jangan lah sombong dan meninggi Tetaplah seperti ini dan apa adanya"

Kabar Berita Tentang Kawan Yang Pergi Untuk Selamanya

Dulu di sebuah warung kecil pinggir jalan Kami selalu nongkrong disana ramai-ramai Membicarakan tentang skena musik dan genre musik Ngobrol ngalur ngidul hingga tengah malam Saat aku berkunjung kembali ke kota padang tahun 2014 Kami mengadakan jalan-jalan ke suatu tempat Foto-foto lah kami di sebuah kebun teh Tujuan kami saat itu ialah danau kembar Tempat wisata di sumatera barat, tepatnya di kabupaten solok Tadi malam aku dapati kabar berita yang teramat buruk Kau tinggalkan kami dengan perasaan yang saya sendiri belum percaya Sudah 5 tahun tidak berjumpa dan tidak berkomunikasi dengan mu Selamat jalan kawan Semoga kau tenang di alam sana Kini kau sudah tak lagi merasakan sakit Nanti kita jalan-jalan bersama kembali di tempat dan waktu yang berbeda

Tentang kepergian dan takkan pernah kembali

Yang pergi tidak mengenal usia Yang pergi untuk selamanya takkan pernah kembali Yang pergi akan meninggalkan jejak pesan kenangan demi kenangan indah Yang pergi semoga di terima di sisi-NYA yang pergi,,,semoga berjumpa di lain waktu Tenang di sana dan kini kau benar-benar telah tenang

Bayang-Bayang Kenangan

Kau singgah lalu pergi Meninggalkan harum mewangi tubuhmu Yang saban hari selalu terbayang olehku Bahwa kau masih ada di sampingku Nyatanya kau telah pergi Pergi untuk selamanya Hanya bayang-bayang yang selalu membekas di dalam pikiranku Aku ingin menyudahi semuanya Semua tentang dirimu dan bayang-bayangmu yang selalu membekas dan melintas dalam pikiranku Waktuku masih panjang Bukan lagi untuk menangisi segala kejadian tentang kita. Masa lalu adalah pelajaran terindah Selamat tinggal, kasih...